Pamit dari Riau, Komjen Herry Heryawan Titip Pesan Jaga Kelestarian Gajah Sumatra

Pamit dari Riau, Komjen Herry Heryawan Titip Pesan Jaga Kelestarian Gajah Sumatra

PEKANBARU, RadarLentera.com — Menjelang mengakhiri tugasnya di Riau, Komjen Pol Herry Heryawan menitipkan pesan penting tentang pelestarian gajah Sumatra dan keberlanjutan ekosistem. Ia mengingatkan bahwa menjaga alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga amanah bersama seluruh elemen masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan saat Komjen Herry Heryawan mengunjungi Camp Flying Squad Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau, Jumat (9/10/2026). Kunjungan itu turut dihadiri Bupati Pelalawan Zukri Misran dan Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari.

Dalam kunjungan tersebut, mantan Kapolda Riau yang kini menjabat Kabaharkam Polri itu menyempatkan diri melihat langsung gajah-gajah yang berada di Camp Flying Squad, di antaranya induk gajah Mama Ria dan Mama Lisa, serta anak gajah Seroja dan Ganesha yang belum lama ini lahir.

Bagi Herry, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda biasa. Kehadirannya menjadi bagian dari komitmen untuk menjaga kelestarian satwa sekaligus memastikan upaya konservasi terus berlanjut.

“Kami terus datang berkali-kali di sini untuk membawa kesan dan pesan-pesan yang baik, terutama memberikan harapan bagi kelestarian dan keberlanjutan makhluk hidup, terutama gajah-gajah yang ada di sini,” ujar Herry.

Menjelang kepindahannya dari Riau dalam beberapa hari ke depan, ia berpesan agar upaya menjaga lingkungan yang telah berjalan tidak berhenti setelah dirinya meninggalkan Bumi Lancang Kuning.

Menurutnya, kepedulian terhadap alam harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan berkelanjutan, termasuk melindungi habitat serta menjaga kelangsungan hidup gajah Sumatra yang menjadi salah satu kebanggaan Riau.

“Saya ingin menitip pesan bahwa kebaikan yang diberikan kepada alam, ekosistem, dan makhluk hidup di sini perlu kita lestarikan. Kesan dan pesan penting ini harus terus dilanjutkan di kemudian hari,” tegasnya.

Momen kunjungan itu juga diwarnai pesan perpisahan kepada gajah-gajah yang selama ini menjadi bagian dari upaya konservasi di Camp Flying Squad.

“Selamat jalan Mama Ria, Mama Lisa, Seroja, dan Ganesha. Mudah-mudahan kita bisa bertemu lagi di lain kesempatan,” tuturnya.

Herry turut menyampaikan apresiasi kepada para pawang gajah atau mahout, masyarakat setempat, serta jajaran kepolisian yang telah mendukung upaya pelestarian lingkungan dan satwa liar di kawasan tersebut.

Ia menegaskan bahwa prinsip keadilan seharusnya tidak hanya diterapkan dalam hubungan antarmanusia, tetapi juga tercermin dalam cara manusia memperlakukan alam dan seluruh makhluk hidup.

“Berikan keadilan bukan hanya kepada sesama manusia, tetapi juga kepada alam semesta, lingkungan, serta gajah-gajah yang merupakan ikon kebanggaan Riau yang harus kita jaga bersama,” tambahnya.

Sebagai bagian dari perhatian terhadap keberlanjutan konservasi gajah, Herry juga merencanakan kunjungan ke area penangkaran (breeding area) di Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas. Kunjungan tersebut diharapkan dapat memperkuat perhatian terhadap program pelestarian dan keberlanjutan populasi gajah Sumatra.

Pesan yang ditinggalkan Herry menjadi pengingat bahwa pelestarian alam tidak boleh bergantung pada siapa yang sedang bertugas. Perlindungan gajah Sumatra dan habitatnya membutuhkan komitmen jangka panjang, kolaborasi lintas sektor, serta kepedulian nyata dari seluruh lapisan masyarakat.

#Polda Riau

Index

Berita Lainnya

Index