ROKANHILIR, RadarLentera.com - Operasi razia narkoba gabungan yang digelar Polres Rokan Hilir bersama TNI di Kecamatan Tanah Putih, Sabtu (17/10/2026), mengamankan tujuh orang yang dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan narkoba. Petugas juga menyita 0,15 gram sabu, alat isap, dan mancis dari lokasi penanganan.
Sebanyak 64 personel gabungan dikerahkan dalam operasi yang menyasar sejumlah titik, yakni kawasan Rantau Bais, Teluk Berembun, dan Menggala Junction KM 25.
Operasi tersebut dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Rokan Hilir AKP Ronni T.M. Sitinjak, S.E., M.H., bersama Kapolsek Tanah Putih Kompol Ali Azar, S.Sos. Personel yang terlibat berasal dari berbagai satuan Polres Rokan Hilir, Polsek Tanah Putih, serta TNI dari Koramil Tanah Putih.
Selain melakukan pemeriksaan terhadap orang dan kendaraan, petugas turut memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.
Tujuh Orang Jalani Pemeriksaan Lanjutan
Tujuh orang yang dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan narkoba tersebut masing-masing berinisial AK (21), R bin E (21), MH (36), HAP (35), F (27), MA (23), dan HH (53).
Berdasarkan keterangan kepolisian, hasil pemeriksaan menunjukkan indikasi penggunaan zat methamphetamine dan amphetamine. Petugas juga mengamankan barang bukti berupa 0,15 gram sabu, alat isap, serta mancis.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba AKP Ronni T.M. Sitinjak, didampingi Kasi Humas Polres Rokan Hilir IPDA Anton, S.H., menegaskan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.
Menurutnya, operasi tersebut sejalan dengan program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Suyudi bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”.
“Pemberantasan narkoba tidak akan berhasil jika dilakukan Polri sendirian. Kami membutuhkan mata, telinga, dan keberanian warga untuk melapor. Temuan hari ini sekaligus mengingatkan kita bahwa perjuangan ini belum selesai,” ujarnya.
Ia menegaskan, razia akan terus dilakukan secara rutin dan tidak terduga. Upaya kepolisian, lanjutnya, tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pendampingan masyarakat agar terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
“Narkoba tidak punya tempat di Rokan Hilir,” tegasnya.
Warga Apresiasi Operasi Gabungan
Operasi tersebut mendapat sambutan positif dari warga setempat. Edi, warga Menggala, mengaku mengapresiasi kehadiran aparat yang turun langsung ke lingkungan masyarakat.
“Kami sangat senang dan berterima kasih. Selama ini kami khawatir lingkungan kami terganggu, tetapi sekarang kami merasa lebih aman. Kehadiran polisi langsung ke lokasi seperti ini membuat kami semakin percaya diri untuk melapor jika melihat hal mencurigakan,” katanya.
Warga lainnya, Yanti, juga menilai langkah proaktif aparat menjadi dorongan bagi masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Proses Hukum Masih Berjalan
Polres Rokan Hilir menyatakan ketujuh orang tersebut masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku. Operasi dilaporkan berlangsung lancar dengan situasi di lokasi tetap aman dan kondusif.
Penanganan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan status hukum masing-masing orang, termasuk mendalami keterkaitan mereka dengan barang bukti yang ditemukan.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan masing-masing melalui saluran resmi kepolisian.
Partisipasi warga diharapkan dapat memperkuat upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba.

