Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di SPBU Bulu Cina Disorot, RDS Mengaku Beri Atensi kepada Oknum Polsek Bilah Hulu

Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di SPBU Bulu Cina Disorot, RDS Mengaku Beri Atensi kepada Oknum Polsek Bilah Hulu
SPBU Pertamina 14.214.221 Bulu Cina, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, yang menjadi sorotan terkait dugaan praktik pembelian BBM bersubsidi.

LABUHANBATU, RadarLentera.com - Dugaan praktik ilegal pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar di SPBU Pertamina 14.214.221 Bulu Cina, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, kembali menjadi sorotan.

Sorotan mencuat setelah seorang pria berinisial RDS, yang mengaku sebagai bos pelangsir minyak, menyebut dirinya telah memberikan atensi kepada seorang oknum yang disebut memiliki jabatan di Polsek Bilah Hulu. Pernyataan tersebut disampaikan saat RadarLentera.com berupaya meminta konfirmasi terkait aktivitas pembelian BBM bersubsidi di SPBU tersebut.

Saat ditemui, RDS belum memberikan penjelasan substantif mengenai dugaan aktivitas tersebut. Ia justru menyampaikan hendak menuju Polsek Aek Nabara dan berjanji akan menemui awak media kembali.

“Udah dulu ya, Bang. Aku mau ke Polsek Aek Nabara dulu ya, Bang. Nanti kujumpai Abang lagi,” ujar RDS kepada awak media RadarLentera.com.

Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai maksud pemberian atensi yang dimaksud RDS. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada bukti terverifikasi yang memastikan adanya pemberian uang, fasilitas, atau bentuk imbalan lain kepada aparat kepolisian.

Dugaan praktik pembelian BBM bersubsidi secara tidak semestinya di SPBU Bulu Cina juga menjadi perhatian karena aktivitas tersebut disebut telah diberitakan sejumlah media. Meski demikian, dugaan keterlibatan pihak tertentu maupun kemungkinan adanya pembiaran oleh aparat tetap memerlukan klarifikasi dan pemeriksaan berdasarkan bukti.

Kapolsek Bilah Hulu Bantah Tuduhan

Kapolsek Bilah Hulu, AKP Syamsul Bahri Dalimunthe, S.H., M.H., saat dikonfirmasi RadarLentera.com melalui panggilan WhatsApp pada 20 Oktober 2026, membantah adanya atensi sebagaimana yang diklaim RDS.

Ia mempersilakan RDS membuktikan pernyataannya apabila memang benar terdapat pemberian atensi kepada oknum di Polsek Bilah Hulu.

“Itu enggak benar. Silakan dia buktikan kalau memang ada memberikan atensi kepada oknum di Polsek Bilah Hulu,” kata Kapolsek.

Pernyataan tersebut menjadi bantahan resmi dari pihak Polsek Bilah Hulu terhadap klaim yang disampaikan RDS. Untuk memastikan persoalan ini terang, diperlukan penelusuran lebih lanjut mengenai maksud pernyataan tersebut serta aktivitas pembelian BBM bersubsidi yang dipersoalkan.

Kapolres Labuhanbatu Belum Memberikan Tanggapan

Sementara itu, Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., telah dimintai konfirmasi oleh RadarLentera.com melalui pesan singkat WhatsApp. Namun, hingga berita ini dikirim ke redaksi, belum ada tanggapan yang diterima.

RadarLentera.com masih berupaya memperoleh klarifikasi lanjutan dari pihak-pihak terkait, termasuk mengenai dugaan praktik pembelian BBM bersubsidi di SPBU Pertamina 14.214.221 Bulu Cina dan maksud pernyataan RDS mengenai pemberian atensi kepada oknum kepolisian.

Berita ini disusun berdasarkan keterangan yang diperoleh dan tetap membuka ruang bagi pihak-pihak terkait untuk memberikan penjelasan maupun hak jawab sesuai ketentuan yang berlaku.

#Polres Labuhan Batu

Index

Berita Lainnya

Index