ROKANHILIR, RadarLentera.com – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-11 Tahun 2026 di Kabupaten Rokan Hilir menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri dan kalangan pesantren dalam menjaga persatuan bangsa serta membangun generasi muda yang berkarakter.
Upacara yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” tersebut berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Modern Al-Majidiyah, Jalan H. Imam Munandar, Kepenghuluan Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Sabtu (24/10/2026).
Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam, bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolres Rokan Hilir Kompol Lassarus Sinaga, unsur TNI, para camat, kepala instansi, tokoh masyarakat, tokoh adat, pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Rokan Hilir, serta ratusan santri, wali santri, dan alumni.
Rangkaian upacara berlangsung tertib, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, Ikrar Santri, penyampaian amanat, hingga doa bersama.
Kegiatan kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu Hari Santri, Hubbul Wathan, dan Mars Rokan Hilir.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Wakapolres Kompol Lassarus Sinaga, S.H., M.H., didampingi Kasi Humas Polres Rokan Hilir IPDA Anton, S.H., menegaskan bahwa santri memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan dan persatuan bangsa.
Menurutnya, peringatan Hari Santri Nasional tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah perjuangan santri, tetapi juga momentum untuk memperkuat kolaborasi antara Polri, pesantren, dan masyarakat.
“Peringatan Hari Santri Nasional ini bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi momentum untuk memperteguh sinergitas antara Polri dengan dunia pesantren dan para santri,” ujar Kompol Lassarus Sinaga.
Ia menambahkan, peran santri tidak terbatas pada bidang keagamaan. Santri juga memiliki kontribusi strategis dalam menjaga persatuan, menyebarkan nilai-nilai perdamaian, serta membentengi generasi muda dari berbagai ancaman, termasuk penyalahgunaan narkoba dan paham radikal.
“Kami melihat santri sebagai mitra strategis Polri. Kehadiran santri di tengah masyarakat adalah kekuatan yang sangat berharga,” tegasnya.
Kompol Lassarus berharap semangat yang terkandung dalam tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” dapat terus diwujudkan melalui kontribusi nyata para santri dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ia juga menegaskan komitmen Polres Rokan Hilir untuk terus membangun sinergi dengan kalangan pesantren guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
“Polres Rokan Hilir akan selalu hadir, mendukung, dan bersinergi bersama para santri dan pesantren demi masa depan Rokan Hilir yang lebih aman, damai, dan sejahtera,” tutupnya.
Upacara peringatan Hari Santri Nasional ke-11 tingkat Kabupaten Rokan Hilir tersebut berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib, sekaligus mempererat semangat persaudaraan antara pemerintah daerah, TNI-Polri, kalangan pesantren, dan masyarakat.

