PEKANBARU, RadarLentera.com - Niat seorang mahasiswa berteduh dari hujan deras di sebuah warung di Jalan Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, justru berujung petaka. Korban diduga menjadi sasaran perampasan dengan kekerasan oleh dua pria yang sebelumnya ikut berteduh di lokasi.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 22.00 WIB, tepatnya di depan kawasan Aero Sport, Jalan Kaharuddin Nasution.
Informasi yang diterima menyebutkan, korban saat itu dalam perjalanan dari rumah kakaknya di kawasan Marpoyan menuju Panam. Karena hujan turun cukup deras, korban kemudian menepi dan berteduh di sebuah warung.
Tak lama kemudian, dua pria menggunakan sepeda motor Honda Vario warna abu-abu datang dan ikut berteduh. Keduanya disebut mengenakan pakaian berwarna hitam.
Awalnya, korban tidak menaruh curiga. Bahkan, korban dan kedua pria tersebut sempat berbincang sambil menunggu hujan reda.
Situasi berubah ketika kedua pria itu diduga meminta kunci sepeda motor dan telepon seluler milik korban.
Korban disebut melakukan perlawanan. Dalam kejadian tersebut, korban diduga diserang menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka pada bagian tangan, kepala, dan kaki.
Setelah korban dalam kondisi lemah, kedua terduga pelaku kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor korban.
Kendaraan yang dibawa kabur yakni Honda Beat Street dengan nomor polisi BM 5044 DBB. Selain sepeda motor, sebuah telepon seluler Samsung berwarna hitam juga dilaporkan ikut dibawa kabur.
Korban mengalami pendarahan serius dan hingga informasi ini diterima masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Adapun ciri-ciri awal dua terduga pelaku yang disebutkan dalam informasi tersebut yakni satu pria bertubuh tinggi dan gemuk serta satu lainnya bertubuh tinggi dan kurus. Keduanya disebut menggunakan Honda Vario warna abu-abu dan mengenakan pakaian hitam.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena modus yang disebutkan bermula dari situasi korban dan terduga pelaku sama-sama berteduh akibat hujan.
Kasus tersebut perlu segera ditindaklanjuti melalui penyelidikan untuk memastikan kronologi, mengidentifikasi para terduga pelaku, serta melacak kendaraan dan barang milik korban yang dilaporkan hilang.
RadarLentera.com mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika berada di tempat sepi atau berinteraksi dengan orang yang baru dikenal.
Informasi dalam berita ini merupakan keterangan awal dan belum merupakan kesimpulan hukum. Kepastian mengenai pelaku, motif, serta rangkaian kejadian menjadi kewenangan aparat penegak hukum.
