DUMAI, RadarLentera.com - Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan kembali ditunjukkan jajaran Polri di Kota Dumai. Seorang perempuan lanjut usia berusia 82 tahun yang mengalami sakit menahun dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Lansia tersebut bernama Salbiah, warga Jalan Mattaim, Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, Dumai. Ia dievakuasi ke rumah sakit pada Jumat (7/8/2026) dalam rangkaian kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau.
Salbiah diketahui telah bertahun-tahun mengalami sejumlah gangguan kesehatan, di antaranya penyakit asam lambung atau maag, nyeri tulang, hingga kelumpuhan yang membuatnya tidak lagi mampu menjalani aktivitas sehari-hari secara normal.
Melihat kondisi tersebut, jajaran kepolisian bersama keluarga dan masyarakat sekitar bergerak untuk membantu proses evakuasi agar Salbiah segera memperoleh perawatan medis yang lebih optimal.
Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati. Salbiah yang sebelumnya berada di tempat tidur diangkat menuju mobil ambulans Polres Dumai dengan melibatkan personel kepolisian, pihak keluarga, serta warga sekitar.
Evakuasi tersebut dipimpin langsung Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Riau Kombes Pol Dwi Mulyanto, didampingi Kapolres Dumai AKBP Fatikh Dedy Setyawan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau, program sosial yang menyasar masyarakat yang membutuhkan bantuan secara langsung.
Melalui kegiatan tersebut, Polri berupaya menghadirkan manfaat nyata sekaligus memperkuat kepedulian sosial dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kami berharap Ibu Salbiah dapat segera memperoleh penanganan medis yang optimal sehingga kondisi kesehatannya berangsur membaik dan mendapatkan kesempatan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujar Kombes Pol Dwi Mulyanto didampingi AKBP Fatikh.
Keluarga Bersyukur
Bagi keluarga, bantuan tersebut menjadi perhatian yang sangat berarti. Baharin, anak kandung Salbiah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada jajaran kepolisian yang telah membantu proses evakuasi ibunya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Polisi yang telah peduli kepada ibu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami karena akhirnya ibu bisa mendapatkan perawatan medis yang lebih baik,” ungkap Baharin.
Aksi tersebut juga mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar.
Kehadiran personel kepolisian dalam proses evakuasi menunjukkan bahwa pelaksanaan tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.
Melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi, Polri berupaya hadir lebih dekat dengan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
