DUMAI, RadarLentera.com - Membangun budaya tertib berlalu lintas tidak cukup hanya melalui penindakan. Edukasi yang konsisten dan pendekatan humanis menjadi kunci menciptakan kesadaran masyarakat dalam berkendara. Semangat itulah yang kembali ditunjukkan Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Dumai melalui Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas yang digelar di pusat aktivitas masyarakat, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan yang dipimpin Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) tersebut berlangsung mulai pukul 06.30 WIB di Bundaran Polres Dumai, tepatnya di persimpangan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Sultan Syarif Kasim. Lokasi ini dipilih karena menjadi salah satu titik dengan arus kendaraan yang cukup padat pada pagi hari.
Momentum jam sibuk dimanfaatkan personel Sat Lantas untuk menyampaikan pesan-pesan keselamatan secara langsung kepada para pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor yang memulai aktivitas. Pendekatan persuasif tersebut menjadi bagian dari upaya preventif Polri dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Dalam kegiatan itu, petugas membagikan 100 lembar leaflet berisi edukasi mengenai keselamatan berkendara. Selain itu, enam kaos bertema kampanye keselamatan berlalu lintas diberikan kepada pengendara yang dinilai telah mematuhi aturan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar budaya disiplin di jalan terus terjaga.
Kasat Lantas Polres Dumai, AKP Erwan Marchdonida, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari kesadaran setiap individu.
“Keselamatan berlalu lintas dimulai dari kesadaran setiap individu. Melalui kampanye ini kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa mematuhi aturan lalu lintas bukan semata karena adanya petugas, tetapi karena kesadaran untuk melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Kami berharap budaya tertib berlalu lintas semakin tumbuh sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan dapat terus ditekan,” ujarnya.
Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan secara langsung di ruang publik merupakan strategi efektif untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Pendekatan edukatif dinilai mampu menumbuhkan kesadaran yang lebih kuat dibandingkan hanya mengedepankan penegakan hukum.
Dalam kesempatan tersebut, Sat Lantas Polres Dumai juga mengingatkan masyarakat agar selalu menggunakan helm berstandar SNI, mematuhi rambu dan marka jalan, tidak menggunakan telepon genggam saat mengemudi atau berkendara, serta memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan sebelum beraktivitas di jalan raya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan lancar. Kampanye ini juga mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pengendara mengapresiasi kehadiran personel Sat Lantas yang tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga menyampaikan edukasi dengan cara yang santun, komunikatif, dan mudah dipahami.
Melalui kampanye yang dilakukan secara berkelanjutan, Sat Lantas Polres Dumai berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas terus meningkat.
Upaya preventif ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), sekaligus menekan angka pelanggaran serta kecelakaan di wilayah hukum Polres Dumai.
