ROKANHILIR, radarlentera.com - Upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkotika terus digencarkan jajaran Polsek Pujud. Kali ini, Polsek Pujud menyasar kalangan pelajar dengan menggelar sosialisasi bahaya narkoba di Aula SMAN 1 Pujud, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, Senin (8/6/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Pujud, AKP Boy Setiawan, S.A.P., M.Si, bersama personel Polsek Pujud. Turut hadir Kepala SMAN 1 Pujud Nur Mahyuni Sembiring, S.Pd, majelis guru, serta ratusan siswa yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
Dalam penyampaiannya, Kapolsek Pujud menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah preventif untuk membentengi generasi muda dari ancaman narkotika yang dapat merusak masa depan bangsa.
“Pelajar merupakan aset bangsa yang harus dijaga. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman yang benar tentang bahaya narkoba agar para siswa tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan maupun jaringan peredaran narkotika,” ujar AKP Boy Setiawan.
Dalam sosialisasi tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA), termasuk modus-modus baru penyalahgunaan narkoba yang kini mulai menyasar kalangan remaja, seperti penggunaan vape yang dicampur zat berbahaya.
Selain itu, para peserta juga mendapat penjelasan mengenai dampak buruk narkoba terhadap kesehatan fisik dan mental. Penyalahgunaan narkotika diketahui dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf, gangguan kesehatan serius, hingga menurunkan prestasi akademik dan menghancurkan masa depan pengguna.
Tak hanya itu, pihak kepolisian juga memberikan edukasi terkait konsekuensi hukum yang harus ditanggung oleh pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkotika sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara Polri dan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan upaya pencegahan dapat dilakukan sejak dini sehingga generasi muda terhindar dari pengaruh negatif narkotika.
Di sisi lain, kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya kalangan pelajar, guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif.
Sosialisasi bahaya narkoba di SMAN 1 Pujud berakhir sekitar pukul 11.40 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
“Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan peran aktif sekolah, orang tua, masyarakat, dan aparat penegak hukum untuk bersama-sama menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika,” tutup Kapolsek Pujud.
