Jalan Rusak Tak Pernah Diperhatikan, Bupati Rohil Dihadang Emak-emak

Sabtu, 05 September 2026 | 20:40:58 WIB
Sejumlah Emak-emak menghadang perjalanan Bupati Rohil saat melintas jalan rusak di Simpang Acong, Murini Makmur

ROKANHILIR, RadarLentera.com - Sejumlah warga yang didominasi kaum emak-emak menghadang rombongan Bupati Rokan Hilir (Rohil) H. Bistamam saat melintas di kawasan Simpang Joko–Simpang Acong, Kepenghuluan Persiapan Murini Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah, Sabtu (5/9/2026) petang.

Penghadangan tersebut menjadi bentuk penyampaian aspirasi warga yang kembali mempersoalkan kondisi jalan lintas Bagan Batu–Tanjung Medan yang mengalami kerusakan dan menimbulkan debu.

Berdasarkan video yang diterima media ini, sejumlah warga terlihat berdiri di pinggir jalan sambil membawa poster berisi keluhan dan tuntutan terkait kondisi infrastruktur di kawasan tersebut.

Rombongan Bupati Bistamam diketahui melintas setelah menghadiri agenda di Kecamatan Tanjung Medan dan dalam perjalanan menuju Bagan Batu untuk menghadiri kegiatan Car Free Day.

Alih-alih melanjutkan perjalanan, Bistamam memilih turun dari kendaraan dan menemui langsung warga. Dialog antara kepala daerah dan masyarakat pun berlangsung di tengah perjalanan.

Keluhan mengenai kondisi jalan tersebut bukan kali pertama disampaikan warga. Sebelumnya, masyarakat di kawasan itu juga sempat melakukan aksi blokade jalan sebagai bentuk protes terhadap persoalan debu yang dinilai semakin mengganggu aktivitas warga.

Kondisi tersebut semakin dirasakan setelah badan jalan digreder oleh pihak perusahaan yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.

Sebelumnya, persoalan debu sempat menemukan solusi sementara melalui rencana pembangunan sumur bor yang akan dimanfaatkan sebagai sumber air untuk penyiraman jalan, khususnya ketika musim kemarau.

Pembangunan sumur bor tersebut direncanakan melalui kolaborasi antara masyarakat dan pihak perusahaan.

Namun, warga tetap berharap pemerintah daerah tidak hanya mengatasi persoalan debu, tetapi juga memberikan solusi jangka panjang terhadap kondisi jalan yang rusak.

Salah seorang warga, Ismail Siregar, membenarkan adanya aksi tersebut. Ia mengatakan warga sengaja menyampaikan aspirasi secara langsung kepada bupati ketika rombongan melintas di lokasi.

Dalam dialog tersebut, Bistamam menyampaikan komitmennya untuk membantu menyelesaikan persoalan yang dikeluhkan masyarakat.

Bupati menjanjikan pembangunan sumur bor akan diupayakan melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026. Selain itu, pemerintah daerah juga berencana melakukan pengaspalan jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer, mulai dari Simpang Joko hingga Simpang Acong.

Komitmen tersebut disambut sebagai harapan baru bagi masyarakat yang selama ini harus beraktivitas di tengah kondisi jalan rusak dan persoalan debu.

Warga berharap rencana tersebut dapat segera direalisasikan sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

Sebab, kondisi jalan yang rusak dan berdebu tidak hanya berdampak terhadap kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari warga yang menggunakan jalur tersebut.

Kini, masyarakat tinggal menunggu realisasi dari komitmen yang telah disampaikan langsung oleh Bupati Rohil di hadapan warga.

Tags

Terkini