ROKANHILIR, raarlentera.com - Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan, jajaran Polsek Pujud melaksanakan patroli serta pencegahan aksi balap liar di wilayah hukumnya, Jumat (20/2/2026) sore.
Kegiatan yang dimulai sekira pukul 17.00 WIB tersebut difokuskan di Jalan Lintas Siarang-arang menuju Kepenghuluan Sukajadi, yang kerap dijadikan lokasi berkumpulnya remaja dan rawan aksi balap liar.
Kapolsek Pujud, AKP Boy Setiawan, S.Ap, M.Si, menjelaskan bahwa patroli ini dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban lalu lintas, terutama menjelang waktu berbuka puasa.
“Patroli ini bertujuan untuk mencegah terjadinya balap liar yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya, serta menciptakan situasi Kamseltibcarlantas yang aman dan lancar selama bulan Ramadhan,” ujar AKP Boy Setiawan.
Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat yakni Ipda T.D. Simbolon, Aipda Hendri, Bripka Jumanto, dan Bripka Romi. Petugas menyasar kelompok remaja yang sering berkumpul di sepanjang jalan lintas tersebut.
Hasilnya, petugas berhasil mengamankan tiga unit sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk aksi balap liar, yakni satu unit Yamaha Scorpio tanpa nomor polisi, satu unit Yamaha Vixion BM 3469 TQ, serta satu unit Honda CBR tanpa nomor polisi.
Selain mengamankan kendaraan, petugas juga membubarkan sejumlah remaja yang berkumpul di lokasi rawan balap liar dan memberikan imbauan agar tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan keselamatan.
Kapolsek menegaskan, kegiatan ini akan terus dilakukan secara rutin guna menekan angka kecelakaan lalu lintas dan memberikan rasa aman serta nyaman kepada masyarakat pengguna jalan.
“Selama kegiatan berlangsung, situasi arus lalu lintas terpantau ramai namun tetap lancar dan kondusif,” tambahnya.
Polsek Pujud mengimbau kepada para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, khususnya pada sore hingga malam hari, agar tidak terlibat dalam aksi balap liar yang berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa.