ROKANHILIR, radarlentera.com - Untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat tetap aman di tengah dinamika energi dunia, Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H. bersama Wakil Bupati Rokan Hilir Jhonny Charles, BBA., MBA., dan pihak Pertamina melakukan pengecekan langsung terhadap stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU serta stok gas elpiji di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kepanikan masyarakat dalam membeli bahan bakar (panic buying) yang dapat dipicu oleh isu gejolak energi dunia. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memastikan distribusi BBM dan gas elpiji tetap berjalan lancar, aman, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Adapun lokasi yang menjadi sasaran pengecekan meliputi SPBU Codo Banjar XII Kecamatan Tanah Putih, SPBU Ujung Tanjung CV. Andy Asnur Kecamatan Tanah Putih, serta SPPBE PT. Riau Sarana Sejahtera di Kelurahan Banjar XII Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dan unsur terkait, di antaranya Tim Sales Area PT Pertamina Riau Budi Kurniawan, Kabid Metrologi Dona Doni STTP., M.Si., Plt. Camat Tanah Putih Muhammad Hanrizal, STTP., Penata Ahli Muda Riky Saputra, S.T., Pengamat Tera Maher Doni Hidayat, S.M., Penata Layanan Operasional Ridho Setiawan, S.I.P., Manager SPPBE PT. Riau Sarana Sejahtera Faisal, Kepala Operator SPPBE Sasli Rais, HSE PT. RSS Jauhari, Manager SPBU Codo Banjar XII Putra Tarigan, serta Manager SPBU Ujung Tanjung Hasbi Hasibuan.
Dari unsur Kepolisian, kegiatan ini juga diikuti oleh Kapolsek Tanah Putih Kompol Yudi Indranaldi, Kasat Reskrim Polres Rohil AKP I Putu Adi Juniwinata, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., Kasat Intelkam AKP Sarasi Sijabat, S.H., Kasat Lantas AKP Lutfi Indra Praja, S.Tr.K., Kanit Tipidter IPDA Ivan Bayu Aji, S.Tr.K., serta personel Polres Rokan Hilir dan Polsek Tanah Putih.
Stok BBM Terpantau Aman
Berdasarkan hasil pengecekan dan koordinasi dengan Manager Area SPBU Banjar Buana Migas Putra Tarigan di SPBU Codo Banjar XII, diketahui stok BBM masih dalam kondisi aman. Rinciannya antara lain Pertamax Turbo sebanyak 9.216 liter, Pertamax 9.487 liter, Pertamina Dex 3.350 liter, Pertalite 12.932 liter, Bio Solar 24.626 liter, dan Dexlite 5.248 liter.
Sementara itu, di SPBU Ujung Tanjung CV. Andy Asnur yang dikelola oleh Manager Area Hasbi Hasibuan, stok BBM yang tersedia yakni Pertalite sebanyak 8.844 liter dan Pertamax sebanyak 3.120 liter.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemeriksaan terhadap kualitas dan takaran BBM menggunakan alat Terra Meter. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kualitas dan takaran BBM yang dijual kepada masyarakat masih berada dalam batas standar yang ditetapkan. Dari standar toleransi pemeriksaan sebesar 200 mililiter, hasil pengecekan di kedua SPBU menunjukkan toleransi hanya sekitar 70 mililiter, sehingga dinyatakan masih sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus upaya preventif guna menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan distribusi BBM berjalan aman, tertib, dan transparan di wilayah Kabupaten Rokan Hilir.
Stok LPG 3 Kg Sebanyak 89 Ton
Selain pengecekan BBM, rombongan juga melakukan peninjauan langsung ke SPPBE PT. Riau Sarana Sejahtera. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Manager PT. RSS Faisal, diketahui bahwa stok akhir gas elpiji di Kabupaten Rokan Hilir per tanggal 11 Maret 2026 mencapai 89 ton, dengan rata-rata penyaluran sekitar 16.800 tabung gas elpiji per hari.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pemeriksaan kuantitas dan kualitas tabung LPG 3 kilogram. Dari hasil sampling yang dilakukan bersama tim terkait, tabung gas yang diperiksa secara umum berada dalam kondisi baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan guna melindungi masyarakat dari potensi kerugian serta memastikan distribusi gas LPG bersubsidi berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
Kapolres Imbau Masyarakat Tetap Tenang
Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan langkah nyata kepolisian bersama pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat tetap terjaga.
“Hari ini kami bersama Wakil Bupati Rokan Hilir dan pihak Pertamina melakukan pengecekan langsung terhadap stok BBM dan kuantitas gas elpiji 3 kilogram di wilayah Kabupaten Rokan Hilir. Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan serta kesesuaian distribusi energi agar tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujar Kapolres.
Dari hasil pengecekan di lapangan, Kapolres memastikan bahwa stok BBM maupun gas elpiji masih dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan dengan baik.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak perlu merasa khawatir terhadap ketersediaan BBM dan LPG di wilayah Rokan Hilir.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM maupun gas elpiji sesuai kebutuhan. Jangan melakukan penimbunan karena hal tersebut dapat merugikan masyarakat lain,” tegasnya.
Kapolres juga menegaskan bahwa penyalahgunaan BBM bersubsidi merupakan pelanggaran hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi serta Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman pidana penjara hingga enam tahun dan denda maksimal Rp60 miliar.
Pemda Pastikan Distribusi Tetap Dipantau
Sementara itu, Wakil Bupati Rokan Hilir Jhonny Charles menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama kepolisian akan terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan distribusi BBM serta gas elpiji.
Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan penyaluran energi berjalan lancar, tepat sasaran, dan tidak terjadi kelangkaan di tengah masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau menimbun bahan bakar maupun gas elpiji. Belilah sesuai kebutuhan agar ketersediaan energi dapat dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.
Pertamina Pastikan Pasokan Aman
Perwakilan Pertamina Area Riau, Budi Kurniawan, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung terhadap kualitas BBM dan berat tabung LPG di lokasi yang dikunjungi.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa takaran BBM di SPBU masih berada dalam batas standar yang ditetapkan, sementara isi tabung LPG 3 kilogram juga sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Pertamina juga telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menyiagakan mobil tangki di beberapa titik strategis sebagai cadangan distribusi apabila terdapat SPBU yang mengalami kondisi stok kritis.
Dengan langkah tersebut, Pertamina memastikan bahwa pasokan BBM dan LPG di wilayah Rokan Hilir tetap aman dan terkendali.
Antisipasi Dampak Gejolak Energi Dunia
Kegiatan pengecekan ini juga dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak gejolak energi global yang dipicu oleh konflik geopolitik di sejumlah kawasan dunia yang berpotensi mempengaruhi jalur distribusi energi internasional.
Selain menjamin ketersediaan pasokan energi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), termasuk mencegah potensi antrean panjang, penimbunan ilegal, hingga kecurangan dalam penyaluran BBM dan LPG.
Secara umum, hasil pemantauan menunjukkan bahwa stok BBM dan gas elpiji di wilayah Kabupaten Rokan Hilir masih dalam kondisi aman dan pendistribusian berjalan lancar. Pihak kepolisian bersama pemerintah daerah dan Pertamina akan terus melakukan monitoring secara berkala guna memastikan stabilitas pasokan energi tetap terjaga bagi masyarakat.

