Mobil Terperosok di Bekas Galian Proyek Pipa Gas Dusem Bagan Batu, Desakan Sidak DPRD Rohil Menguat

Senin, 02 November 2026 | 19:39:14 WIB

ROKANHILIR, RadarLentera.com - Kekhawatiran masyarakat terhadap dampak pekerjaan proyek pembangunan pipa gas Dumai–Sei Mangkei (Dusem) di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) kembali menjadi sorotan. Sebuah mobil dilaporkan terperosok di area bekas galian proyek tersebut di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di sekitar Simpang Holder, Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Senin (2/11/2026).

Insiden ini kembali memunculkan sorotan terhadap kondisi jalan di sepanjang jalur pengerjaan proyek pipa gas Dusem yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat karena dinilai mengganggu aktivitas dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Bekas galian yang belum sepenuhnya dipulihkan dan kondisi permukaan jalan yang terganggu menjadi perhatian, mengingat Jalan Lintas Sumatera merupakan jalur penting yang setiap hari dilalui kendaraan pribadi, angkutan barang, hingga kendaraan bertonase besar.

Peristiwa mobil terperosok tersebut juga memperkuat desakan agar pihak pelaksana proyek segera melakukan evaluasi terhadap sistem pengamanan lokasi pekerjaan, khususnya pada area penggalian dan penimbunan tanah.

Sebelumnya, Ketua Umum Masyarakat Peduli Lingkungan (Mapalhi), Habib Gultom, telah mendesak DPRD Rohil melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pelaksanaan proyek pipa gas Dusem.

Habib juga meminta DPRD Rohil memanggil pihak Kerja Sama Operasi (KSO) selaku pelaksana proyek untuk meminta pertanggungjawaban atas berbagai dampak pekerjaan yang dikeluhkan masyarakat.

Menurutnya, persoalan yang muncul bukan hanya menyangkut gangguan arus lalu lintas, tetapi juga aktivitas UMKM yang terganggu, potensi kecelakaan pengguna jalan, dugaan terputusnya kabel serat optik Telkom, hingga kekhawatiran kerusakan badan jalan akibat mobilisasi alat berat.

“Jangan sampai masyarakat Rohil justru terhambat dalam mencari nafkah akibat pekerjaan proyek tersebut,” tegas Habib saat ditemui awak media di Bagan Batu, Senin (2/11/2026).

Dengan adanya insiden mobil terperosok di sekitar Simpang Holder Bagan Batu, desakan agar DPRD dan Pemerintah Kabupaten Rohil turun langsung ke lapangan semakin relevan untuk ditindaklanjuti.

Masyarakat tentu berharap pekerjaan proyek strategis tersebut tetap berjalan, tetapi tidak mengabaikan keselamatan pengguna jalan dan kepentingan warga yang beraktivitas di sepanjang jalur pengerjaan.

Pihak pelaksana proyek diharapkan segera melakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap bekas galian, memastikan permukaan jalan kembali aman dilalui, serta memasang rambu dan tanda peringatan yang memadai di lokasi pekerjaan.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan mengenai penyebab pasti mobil tersebut terperosok maupun kondisi pengemudi dan penumpangnya. Konfirmasi dari pihak pelaksana proyek terkait insiden tersebut juga masih diperlukan.


 

Tags

Terkini