Cekcok Rumah Tangga Berujung Brutal! Pria di Mandau Aniaya Istri hingga Berdarah, Polisi Temukan Hasil Urine Positif

Senin, 18 Mei 2026 | 21:27:52 WIB

BENGKALIS, radarlentera.com -  Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali menggegerkan warga Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Seorang pria berinisial Z (46) ditangkap jajaran Polsek Mandau setelah diduga menganiaya istrinya sendiri hingga mengalami luka pada bagian leher dan mulut. Mirisnya, saat diperiksa polisi, pelaku juga diketahui positif urine.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandau Kompol Primadona, S.I.K., M.Si mengungkapkan, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di sebuah rumah kontrakan di Jalan Bandes, Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau.

Korban berinisial RDS (40) yang merupakan istri pelaku diduga menjadi korban kekerasan setelah terjadi perselisihan rumah tangga. Insiden pertama terjadi pada Jumat, 15 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 WIB saat korban meminta izin kepada suaminya untuk pergi berjualan ke pasar.

Namun permintaan itu ditolak hingga berujung cekcok hebat. Dalam kondisi emosi, pelaku diduga mencekik leher korban. Korban kemudian berusaha melarikan diri dan pergi menuju pasar.

Tak berhenti di situ, pertengkaran kembali pecah pada Minggu, 17 Mei 2026 sekitar pukul 13.00 WIB saat korban pulang ke rumah kontrakan untuk menjemput anaknya. Pelaku diduga menarik korban masuk ke dalam rumah lalu menampar korban hingga mulutnya berdarah.

Merasa tidak tahan dengan perlakuan tersebut, korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Mandau.

Mendapat laporan, Tim Opsnal Reskrim Polsek Mandau bergerak cepat melakukan penyelidikan. Hasilnya, pelaku berhasil diamankan pada Minggu malam sekitar pukul 22.30 WIB di kawasan Pasar Dewi Sartika, Duri Barat.

Dari hasil pemeriksaan, polisi juga mendapati hasil urine pelaku positif. Saat ini tersangka telah diamankan di Mapolsek Mandau guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Polisi telah melakukan serangkaian tindakan mulai dari penyelidikan, penangkapan, pemeriksaan tersangka, cek urine hingga dokumentasi perkara.

 

Tags

Terkini