Gelar Pasukan Pengamanan Pilpeng Serentak 2026, Kapolres Rohil Tekankan Netralitas dan Demokrasi

Senin, 26 Oktober 2026 | 12:51:36 WIB

ROKANHILIR, RadarLentera.com - Polres Rokan Hilir menggelar apel pasukan pengamanan Pemilihan Penghulu (Pilpeng) Serentak 2026 di halaman Markas Komando (Mako) Polres Rokan Hilir, Senin (26/10/2026). Pengamanan diperkuat personel gabungan TNI-Polri, Brimob, Satpol PP, serta unsur terkait untuk memastikan seluruh tahapan pemilihan berlangsung aman, tertib, dan demokratis.

Apel yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin Wakapolres Rokan Hilir Kompol Lassarus Sinaga, S.H., M.H., serta dihadiri unsur TNI, Satpol PP, instansi terkait, para camat, dan personel gabungan yang akan bertugas di tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh wilayah Kabupaten Rokan Hilir.

Personel pengamanan berasal dari Polres dan Polsek jajaran, Kodim 0321/Rokan Hilir, Batalyon B Pelopor Brimob Polda Riau, serta Satpol PP. Mereka disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama proses pemilihan berlangsung.

Dalam amanat Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., yang dibacakan Wakapolres, ditegaskan bahwa Pilpeng Serentak merupakan momentum penting dalam menentukan kepemimpinan di tingkat desa dan kepenghuluan.

Kehadiran aparat keamanan, menurut amanat tersebut, harus mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan proses pemilihan berjalan jujur, adil, dan demokratis.

“Pemilihan Penghulu Serentak ini adalah pesta demokrasi di tingkat desa dan kepenghuluan yang menjadi titik krusial penentu masa depan kepemimpinan lokal. Oleh karena itu, kehadiran Polri di tengah masyarakat harus benar-benar dapat menjamin seluruh rangkaian pemungutan suara berjalan aman, tertib, jujur, adil, dan demokratis,” demikian amanat Kapolres.

Tiga Penekanan untuk Personel Pengamanan

Dalam arahannya, Kapolres menyampaikan tiga penekanan utama yang wajib menjadi pedoman seluruh personel selama menjalankan tugas pengamanan Pilpeng Serentak 2026.

Pertama, Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) diminta melakukan pengawasan secara aktif, bukan sekadar hadir secara formal. Mereka harus memastikan kesiapan personel di TPS, menjalin koordinasi dengan panitia dan unsur pimpinan di kecamatan, serta mendeteksi sedini mungkin potensi kerawanan yang dapat mengganggu jalannya pemilihan.

Kedua, personel yang bertugas di TPS diminta memahami tugas dan tanggung jawabnya, mengenali karakteristik wilayah pengamanan, serta menjaga profesionalisme dalam menghadapi seluruh pihak yang terlibat dalam pemilihan.

Kapolres juga menegaskan larangan bagi personel untuk terlibat dalam politik praktis maupun menunjukkan keberpihakan kepada calon penghulu tertentu.

“Jaga netralitas secara mutlak. Dilarang terlibat politik praktis atau berpihak kepada calon mana pun. Tunjukkan sikap yang profesional, humanis, namun tetap tegas dalam menjaga keamanan,” tegasnya dalam amanat tersebut.

Personel juga diingatkan agar tidak meninggalkan lokasi pengamanan sebelum seluruh rangkaian tugas, mulai dari pemungutan dan penghitungan suara hingga pengiriman kotak suara, selesai dilaksanakan dengan aman.

Ketiga, seluruh personel diminta meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi dengan unsur pengamanan lainnya, serta melaporkan setiap perkembangan situasi kepada pimpinan secara berjenjang.

Pengamanan Pilpeng, lanjut Kapolres, harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Masyarakat Diajak Jaga Kondusivitas

Apel gelar pasukan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman dan tertib. Melalui kesiapan personel gabungan tersebut, Polres Rokan Hilir berharap seluruh tahapan Pilpeng Serentak 2026 dapat berlangsung lancar tanpa gangguan keamanan yang berarti.

Masyarakat juga diimbau untuk menjaga suasana kondusif, menghormati perbedaan pilihan, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan keamanan, masyarakat dapat segera melaporkannya kepada petugas di lokasi atau menghubungi layanan Call Center Polri 110.

Dengan pengamanan yang profesional dan dukungan masyarakat, Pilpeng Serentak 2026 di Kabupaten Rokan Hilir diharapkan dapat berlangsung aman, jujur, adil, dan demokratis.


 

Tags

Terkini