BENGKALIS, radarlentera.com – Upaya pembersihan narkoba di lingkungan pemerintahan Kecamatan Bantan justru membuka fakta yang cukup mengejutkan. Dari puluhan pegawai yang menjalani tes urine, tiga di antaranya yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dinyatakan positif narkoba.
Temuan ini terungkap dalam kegiatan pemeriksaan urine yang digelar Polres Bengkalis melalui Satuan Reserse Narkoba di Kantor Camat Bantan, Kamis (16/04/2026). Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan resmi Camat Bantan sekaligus bentuk komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkotika di lingkungan aparatur sipil negara.
Sebanyak 60 pegawai mengikuti tes urine yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari apel pembukaan, proses pengambilan sampel, hingga apel konsolidasi.
Hasilnya, tiga orang pegawai PPPK berinisial R, B, dan D terindikasi positif mengandung zat Methamphetamine dan Amphetamine jenis narkotika yang tergolong berbahaya dan kerap disalahgunakan.
Kasat Resnarkoba Polres Bengkalis AKP Tidar Laksono, S.Tr.K., S.I.K menegaskan bahwa temuan ini menjadi bukti penting bahwa penyalahgunaan narkoba bisa menyasar siapa saja, termasuk aparatur pemerintahan.
“Ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pegawai. Pemeriksaan ini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk deteksi dini sekaligus komitmen nyata untuk membersihkan lingkungan kerja dari narkoba,” tegasnya.
Pihak kepolisian memastikan bahwa ketiga pegawai yang dinyatakan positif akan diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum dan aturan yang berlaku, dengan tetap mengedepankan prinsip profesionalitas dan transparansi.
Di sisi lain, Camat Bantan Aulia Fikri, S.Sos., M.Si menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas yang dilakukan kepolisian. Ia menilai, temuan ini harus menjadi momentum evaluasi bersama untuk memperkuat integritas aparatur.
“Ini menjadi alarm bagi kita semua. Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan aparat penegak hukum dalam memberantas narkoba, khususnya di lingkungan pemerintahan,” ujarnya.
Kegiatan ini juga dihadiri Kapolsek Bantan IPTU Iskandar serta sejumlah pejabat Polres Bengkalis lainnya. Selama pelaksanaan, situasi berlangsung aman dan tertib.
Dengan terungkapnya tiga PPPK yang positif narkoba, langkah pencegahan dan pengawasan diharapkan semakin diperketat, agar lingkungan pemerintahan benar-benar bersih dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa bayang-bayang penyalahgunaan narkotika.