Pengungkapan 80 Kg Sabu di Rohil Berbuah Penghargaan, Bukti Kuat Perang Total Polda Riau terhadap Narkoba

Rabu, 01 April 2026 | 16:38:40 WIB

PEKANBARU, Radarlentera.com – Keberhasilan besar Polres Rokan Hilir dalam menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat ±80 kilogram tak hanya menjadi capaian penegakan hukum, tetapi juga simbol kuat perang total terhadap narkoba di wilayah Riau.

Atas prestasi tersebut, Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Hery Herjawan memberikan penghargaan langsung kepada Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahruni, Wakapolres Kompol Rikky Operiady, serta jajaran personel yang terlibat dalam pengungkapan kasus tersebut.

Penghargaan diserahkan dalam upacara resmi pada Rabu (1/4/2026), yang turut dihadiri Wakapolda Riau Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi dan para pejabat utama Polda Riau.

Namun lebih dari sekadar seremoni, momen ini menjadi penegasan bahwa wilayah perbatasan seperti Rokan Hilir tidak lagi menjadi titik lemah, melainkan garis depan dalam memutus rantai peredaran narkotika jaringan internasional.

Rokan Hilir dikenal sebagai wilayah strategis yang berbatasan dengan perairan internasional Selat Malaka, jalur yang kerap dimanfaatkan jaringan narkoba untuk menyelundupkan barang haram ke Indonesia.

Keberhasilan pengungkapan sabu dalam jumlah besar ini menunjukkan bahwa pola kerja kepolisian telah bergerak lebih maju. Intelijen mampu membaca pergerakan jaringan, sementara tim lapangan bergerak cepat dan terukur dalam melakukan penindakan.

Sinergi ini menjadi kunci utama hingga akhirnya puluhan kilogram sabu berhasil digagalkan sebelum beredar luas di masyarakat.

Pemberian penghargaan secara terbuka juga memiliki makna strategis sebagai bentuk deterrent effect atau efek gentar bagi para pelaku kejahatan narkotika.

Pesan yang ingin disampaikan jelas: Polda Riau tidak memberi ruang sedikit pun bagi jaringan narkoba, baik skala lokal maupun internasional.

Dengan publikasi keberhasilan ini, diharapkan para bandar dan kurir berpikir ulang untuk menjadikan Riau sebagai jalur distribusi.

Di sisi internal, penghargaan ini menjadi energi baru bagi seluruh jajaran Polri, khususnya di lingkungan Polda Riau.

Apresiasi dari pimpinan tertinggi di tingkat provinsi menjadi bukti bahwa setiap kerja keras dan risiko di lapangan mendapat perhatian dan pengakuan.

Hal ini diharapkan mampu mendorong semangat kompetisi positif antar satuan wilayah dalam meningkatkan kinerja penegakan hukum.

Kapolda Riau menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari komitmen “zero tolerance” terhadap narkotika, sejalan dengan instruksi Kapolri untuk memberantas narkoba hingga ke akar.

Penghargaan yang diberikan bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan simbol bahwa negara hadir dan serius melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

Dengan capaian ini, Polda Riau kembali menegaskan posisinya di garis depan dalam perang melawan narkoba tidak hanya menangkap, tetapi juga memutus mata rantai peredaran dari hulunya.

Tags

Terkini