ROKANHILIR, RadarLentera.com - Polres Rokan Hilir mengerahkan jajaran dari 13 Polsek untuk melaksanakan Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dan Blue Light Patrol secara serentak, Sabtu (10/10/2026) malam. Kegiatan berlangsung pukul 20.00 hingga 23.30 WIB guna mengantisipasi premanisme, balap liar, peredaran narkoba, serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Patroli menyasar sejumlah titik rawan, mulai dari jalur lintas Riau–Sumatera Utara, kawasan perbatasan, pusat keramaian, tempat hiburan, hingga jalan poros yang menghubungkan permukiman dan desa-desa.
Petugas juga melakukan pemantauan terhadap kelompok pemuda yang berkumpul di warung, mengawasi jalur yang berpotensi digunakan untuk balap liar, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar turut menjaga keamanan lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, personel mengedepankan pendekatan humanis, dengan tetap bersikap tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran hukum.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kabag Ops Polres Rokan Hilir Kompol Budi Pramana, S.Psi., didampingi Kasi Humas Ipda Anton, S.H., menegaskan bahwa patroli serentak tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam menjaga keamanan masyarakat, khususnya pada malam hari.
“ Kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’. Kami hadir pada jam-jam rawan untuk memastikan masyarakat dapat beristirahat dengan tenang,” ujar perwakilan Kapolres.
Ia menegaskan, segala bentuk premanisme, balap liar, penyalahgunaan narkoba, dan kepemilikan senjata tajam yang melanggar hukum tidak boleh dibiarkan berkembang di tengah masyarakat.
Menurutnya, pembinaan terhadap generasi muda tetap menjadi perhatian kepolisian. Para pemuda diharapkan dapat menyalurkan energi dan potensinya melalui kegiatan positif, bukan aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami turun bukan untuk menakuti, melainkan untuk menjaga. Pemuda adalah aset daerah, bukan sumber ancaman. Kami bimbing, kami ingatkan, dan kami ajak berkarya. Namun, jika tetap melanggar hukum, aturan akan ditegakkan tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Sementara itu, Kabag Ops Kompol Budi Pramana menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan selama patroli di sejumlah titik, petugas tidak menemukan senjata tajam, narkoba, maupun pelanggaran lainnya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa hasil tersebut bukan alasan untuk mengurangi kewaspadaan. Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
“Kami mengajak seluruh warga agar tidak diam ketika melihat sesuatu yang mencurigakan, terjadi keributan, atau terdapat aktivitas yang meresahkan. Segera sampaikan informasi kepada Bhabinkamtibmas, datang ke Polsek terdekat, atau hubungi Call Center Polri 110,” ujarnya.
Melalui patroli KRYD dan Blue Light yang melibatkan seluruh 13 Polsek tersebut, Polres Rokan Hilir berharap situasi kamtibmas tetap kondusif serta masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.
Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam menjaga lingkungan agar Kabupaten Rokan Hilir tetap aman dari berbagai potensi gangguan keamanan.