Polsek TPTM Bersama Tim Biro SDM Polda Riau Tanam Ulang Jagung di Lahan 5 Hektare

Sabtu, 19 September 2026 | 16:59:30 WIB

ROKANHILIR, RadarLentera.com - Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM). Bersama Tim Biro SDM Polda Riau, Polsek TPTM melakukan pengecekan sekaligus penanaman ulang bibit jagung yang tidak tumbuh di lahan pertanian seluas 5 hektare di Jalan Parit Karim, Kepenghuluan Mesah, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM), Kabupaten Rokan Hilir.

Kegiatan yang dilaksanakan Kamis, 17 September 2026, mulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin Kapolsek TPTM IPTU Kodam F. Sidabutar, S.H., M.H.

Penanaman ulang dilakukan setelah sebelumnya dilakukan penanaman perdana pada Selasa, 8 September 2026. Tim kemudian melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman pada 15 September 2026 dan menemukan sejumlah bibit jagung yang tidak tumbuh secara optimal.

Kondisi cuaca yang cukup panas saat pengecekan menjadi salah satu perhatian dalam pemeliharaan tanaman. Karena itu, penyiraman air yang cukup dinilai penting untuk membantu menjaga pertumbuhan tanaman yang telah ditanam.

“Penanaman ulang ini dilakukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman sekaligus menjaga keseragaman populasi jagung di lahan yang telah disiapkan,” demikian kegiatan tersebut dilaporkan kepada Kapolres Rokan Hilir.

Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan empat unit corn seeder Tanika, tali, kayu pancang serta sekitar 50 kilogram bibit jagung untuk proses penanaman ulang.

Adapun lahan yang disiapkan di Jalan Parit Karim memiliki luas keseluruhan sekitar 25 hektare. Untuk tahap pertama, penanaman dilakukan pada areal seluas 5 hektare.

Kegiatan tersebut melibatkan Kapolsek TPTM IPTU Kodam F. Sidabutar, S.H., M.H., Mubarok Gofar dari Staf Ahli Ro SDM Polda Riau, Datuk Kepenghuluan Mesah Ridwan, S.H., Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Mesah Aipda M. Sobirin, personel Bakomsus Ro SDM Polda Riau, perangkat RT/RW, masyarakat serta para petani.

Selain melakukan penanaman ulang, kegiatan juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap kondisi tanaman dan tingkat pertumbuhan jagung di lapangan. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan budidaya sekaligus mendukung program ketahanan pangan yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Keterlibatan petani dan masyarakat setempat juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan tanaman setelah proses penanaman dilakukan, termasuk pemantauan pertumbuhan dan pemenuhan kebutuhan air.

Tags

Terkini