Wakapolda Riau dan Irdam XIX/TT Turun Langsung Padamkan Karhutla di Pasir Limau Kapas

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:09:14 WIB

ROKANHILIR, RadarLentera.com - Upaya mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) meluas di Kabupaten Rokan Hilir mendapat perhatian langsung dari jajaran TNI-Polri. Wakapolda Riau Brigjen Pol Dr. Hengky Heriadi, S.I.K., M.H., bersama Irdam XIX/TT Brigjen TNI Totok Sutrisno, S.Sos., M.M., turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus pendinginan, Sabtu (8/8/2026).

Penanganan Karhutla berlangsung di kawasan Jalan Bekoan Hj. Asin, Dusun Simpang Empat, Kecamatan Pasir Limau Kapas. Sejumlah personel gabungan dikerahkan, mulai dari TNI-Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), pemerintah daerah hingga masyarakat setempat.

Rombongan tiba di Lapangan Heliped, Kepenghuluan Pasir Limau Kapas, sekitar pukul 11.33 WIB. Kedatangan Wakapolda Riau dan Irdam XIX/TT disambut Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., bersama Dandim 0321/Rohil dan unsur terkait.

Tak lama berselang, sekitar pukul 11.38 WIB, rombongan bergerak menuju titik Karhutla di Jalan Bekoan Hj. Asin, Dusun Simpang Empat.

Setibanya di lokasi, kondisi lahan terlebih dahulu dicek untuk memastikan situasi dan titik yang masih membutuhkan penanganan. Setelah itu, Wakapolda Riau dan Irdam XIX/TT ikut turun langsung bersama personel gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan.

Langkah pendinginan menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan bara api yang masih tersisa benar-benar padam sekaligus mengantisipasi munculnya kembali titik api yang berpotensi membuat kebakaran meluas.

Perkuat Sinergi Cegah Karhutla

Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan, kesiapsiagaan dan kerja sama lintas sektor.

Menurutnya, jajaran Polres Rokan Hilir bersama TNI, BPBD, MPA, pemerintah daerah dan masyarakat terus melakukan pemantauan serta penanganan terhadap titik-titik api.

“Polres Rokan Hilir bersama TNI, BPBD, MPA, pemerintah daerah dan masyarakat terus melakukan pemantauan serta penanganan Karhutla. Kita ingin setiap titik api dapat segera ditangani sehingga tidak meluas,” ujar Aldi.

Selain pemadaman dan pencegahan, aparat juga menegaskan komitmen penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan.

“Terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan, tentu akan kami tindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami tidak ingin ada pihak yang dengan sengaja membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena dampaknya dapat merugikan masyarakat dan lingkungan,” tegasnya.

Masyarakat Diminta Segera Laporkan Titik Api

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dalam pencegahan Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan.

Masyarakat yang menemukan titik api juga diminta segera melaporkannya kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah Karhutla. Kalau menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani dengan cepat,” tambah Aldi.

Penanganan Karhutla di Pasir Limau Kapas berlangsung secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur. Setelah seluruh rangkaian kegiatan di lokasi selesai, rombongan kembali menuju Lapangan Heliped sekitar pukul 13.30 WIB.

Selanjutnya, rombongan meninggalkan Kepenghuluan Pasir Limau Kapas sekitar pukul 13.50 WIB.

Sementara itu, untuk memastikan kondisi tetap terkendali, Polsek Panipahan bersama unsur terkait akan melanjutkan pemantauan dan patroli di wilayah yang dinilai rawan Karhutla.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi agar bara api yang masih berpotensi muncul kembali dapat segera diketahui dan ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Tags

Terkini