BENGKALIS, radarlentera.com – Aksi cepat jajaran Polsek Pinggir membuahkan hasil. Dua pria yang diduga kuat sebagai pengedar narkotika jenis sabu dibekuk dalam penggerebekan di Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Jumat malam.
Kedua pelaku berinisial E.S (32) dan F.P (25) diamankan di sebuah rumah yang berada di kawasan Kelompok Tani, setelah sebelumnya polisi menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang kerap terjadi di lokasi tersebut.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Pinggir AKP Agung Rama, S.I.K., M.Si mengungkapkan, penggerebekan dilakukan sekitar pukul 23.00 WIB setelah tim opsnal melakukan serangkaian penyelidikan.
“Rumah tersebut kami curigai karena sering didatangi kendaraan pada waktu tertentu. Saat dilakukan penggerebekan, dua pelaku berhasil diamankan di dalam,” jelas Kapolsek.
Dari lokasi, polisi menyita barang bukti berupa satu paket besar sabu seberat ±4,8 gram dan sembilan paket kecil seberat ±1,7 gram dengan total sekitar 5,75 gram. Selain itu, turut diamankan uang tunai sebesar Rp2.150.000 yang diduga hasil transaksi, satu unit handphone, plastik pembungkus, serta satu unit timbangan digital.
Hasil interogasi awal mengungkap bahwa sabu tersebut diperoleh dari seorang pria berinisial Mr. X yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan diduga berada di wilayah Pekanbaru.
Tak hanya itu, hasil tes urine menunjukkan kedua pelaku positif mengandung amphetamine, menguatkan dugaan keterlibatan mereka dalam penyalahgunaan narkotika.
Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Pinggir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga terus melakukan pengembangan guna memburu pemasok utama.
Kapolsek Pinggir menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba dan mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.
“Peran aktif masyarakat sangat penting. Segera laporkan melalui Call Center 110 atau ke kantor polisi terdekat jika ada indikasi penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.