Prabowo Tegaskan Perang Melawan Sampah, Daerah Diminta Bertindak Nyata

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:58:48 WIB
Presiden Prabowo Subianto

Bogor Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam menangani persoalan sampah nasional dengan meminta pemerintah daerah mengambil langkah nyata dan terukur. Penegasan tersebut disampaikan Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

Dalam arahannya, Prabowo menyebut masalah sampah sebagai persoalan serius yang telah berdampak luas, mulai dari kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan, hingga citra pariwisata daerah. Ia menilai penanganan sampah di banyak daerah masih lemah dan tidak boleh lagi ditunda.

“Masalah sampah ini bukan hal kecil. Ini menyangkut martabat daerah, kualitas hidup rakyat, dan masa depan generasi kita,” ujar Prabowo di hadapan kepala daerah se-Indonesia.

Presiden menekankan bahwa pemerintah daerah memegang peran kunci dalam pengelolaan sampah, mulai dari hulu hingga hilir. Ia meminta kepala daerah tidak hanya mengandalkan regulasi, tetapi juga memastikan implementasi di lapangan berjalan efektif, termasuk pengelolaan tempat pembuangan akhir (TPA), pemilahan sampah, serta edukasi masyarakat.

Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah pusat siap turun tangan apabila daerah dinilai tidak mampu menangani persoalan sampah secara serius. Menurutnya, kerja sama pusat dan daerah harus diperkuat demi kepentingan rakyat.

“Kalau daerah tidak sanggup, pemerintah pusat akan membantu dan memimpin. Ini untuk kepentingan bangsa,” tegasnya.

Sebagai bagian dari strategi nasional, Presiden memperkenalkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang diharapkan menjadi payung aksi nyata di daerah. Gerakan ini mendorong keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, aparat TNI–Polri, sekolah, hingga masyarakat, dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Prabowo juga menginstruksikan agar pemerintah daerah menggerakkan aksi bersih-bersih rutin di wilayah masing-masing serta menyiapkan solusi jangka panjang, termasuk pengembangan fasilitas pengolahan sampah modern dan proyek waste-to-energy di sejumlah daerah.

Dengan penegasan tersebut, Presiden berharap tidak ada lagi daerah yang menganggap persoalan sampah sebagai urusan sepele. Ia menilai keberhasilan daerah dalam mengelola sampah akan menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan.

Tags

Terkini